Visi Misi, Tujuan Sasaran dan Strategi Kebijakan


 

Visi dan Misi BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah

Dalam rangka mendukung Visi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah periode Tahun 2016-2021 yaitu “Sulawesi Tengah MAJU, MANDIRI DAN BERDAYA SAING”, maka dirumuskan Visi BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2016-2021 yaitu:

Pengelolaan Pendapatan Daerah yang Andal, Akuntabel Dan Pelayanan Masyarakat yang berinovasi

Kata “Andal” bermakna “dapat dipercaya” atau “dapat diandalkan”

Andal dalam pengelolaan pendapatan daerah, bahwa semua proses pengelolaan pendapatan daerah yang dilakukan Bapenda Provinsi Sulawesi Tengah didasarkan pada prinsip terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali serta akuntabel didasarkan pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Andal dalam Pemberian Pelayanan Masyarakat, bahwa pemberian pelayanan kepada wajib pajak didasarkan atas kemampuan sumber daya aparatur BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah yang profesional dalam pengelolaan pendapatan daerah dan dilakukan dengan prinsip peningkatan kualitas pelayanan publik yang efektif dan efisien dan didasarkan pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk menjalankan visi BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah, maka di tetapkan 3 (tiga) Misi yaitu:

  1. Meningkatkan kinerja sumber daya aparatur dan organisasi,
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,
  3. Penyelenggaraan pengelolaan pendapatan daerah yang terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali serta akuntabel.

Penjelasan Misi

Misi Pertama:

Meningkatkan kinerja sumber daya aparatur dimaksudkan agar aparat pengelola pendapatan dapat lebih meningkatkan profesionalismenya dalam pengelolaan pendapatan daerah melalui peningkatan kapasitas aparatur terhadap beban tugas masing-masing. Peningkatan kinerja organisasi sebagaimana dimaksud, difokuskan pada peningkatan kualitas organisasi dalam mengemban beban tugas dalam pengelolaan pendapatan daerah.

Misi Kedua:

Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dimaksudkan agar pelayanan yang dilakukan mengedepankan prinsip efektif dan efisien, serta menjunjung tinggi profesionalitas pelayanan publik.

Misi Ketiga:

Penyelenggaraan pengelolaan pendapatan daerah yang terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali serta akuntabel dimaksudkan terencana berdasarkan kondisi potensi dan sumber pendapatan daerah, terarah sesuai dengan arah kebijakan pembangungan dalam mendukung visi Pemerintah Daerah, terkoordinasi sesuai dengan tugas dan fungsi unit kerja terkait, terkendali berdasarkan mekanisme pengelolaan pendapatan daerah, dan akuntabel dalam proses pengelolaan pendapatan dengan berdasarkan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

 

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah

Sejalan dengan visi dan misi BAPENDA Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2016-2021, maka tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, sebagai berikut

MISI PERTAMA:

MENINGKATKAN KINERJA SUMBER DAYA APARATUR DAN ORGANISASI.

Adapun tujuan dan sasaran yang akan dicapai sebagai berikut :

  1. Meningkatkan Kualitas layanan administrasi dan kapasitas Sumber Daya Aparatur dalam pelayanan; dengan sasaran:
  1. Meningkatnya layanan administrasi dan jasa pelayanan perkantoran, indikatornya tingkat layanan jasa perkantoran dan layanan jasa administrasi perkantoran,
  2. Meningkatnya pengembangan kapasitas sumber daya aparatur, indikatornya tingkat kapasitas aparatur,
  1. Mengembangkan dan memantapkan kinerja organisasi, dengan sasaran:
  1. Meningkatnya pelaporan kinerja pada Badan dan UPT Pendapatan, indikat ornya penyusunan laporan tepat waktu (bulanan, triwulan, semester dan tahunan).
  2. Meningkatnya kualitas perencanaan Anggaran dan Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan SKPD, indikatornya dokumen penyusunan laporan tepat waktu (Renstra, RKT, DPA, RKA, Lakip).

 

MISI KEDUA:

MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT YANG BERINOVASI.

Adapun tujuan dan sasaran yang akan dicapai sebagai berikut :

  1. Mewujudkan Pelayanan Prima dalam Pengelolaan Pendapatan Daerah; dengan sasaran:
  1. Tersedianya standar operasional prosedur (SOP) pelayanan yang memadai, indikatornya SOP Pelayanan.
  2. Meningkatnya pemenuhan kebutuhan dan pemeliharaan sarana dan prasarana kerja dan operasional, indikatornya tingkat pemenuhan kebutuhan dan pemeliharaan sarana dan prasarana serta operasional.
  3. Meningkatnya pengembangan pelayanan berbasis Informasi Teknologi, indikatornya adalah Pelayanan berbasis internet menggunakan fasilitas elektronik yang ada seperti,. ATM, E-Bangking dan lain-lain.
  4. Meningkatnya Penyelenggaraan Penerimaan Pada UPTB Pendapatan, indikatornya adalah tingkat penyelenggaraan pelayanan pada UPTB.
  5. Meningkatnya pelayanan SAMSAT di sentra-sentra pelayanan, indikatornya jumlah Pos Pelayanan, SAMSAT Outlet, SAMSAT Corner, SAMSAT Mobile (keliling).

 

MISI KETIGA:

PENYELENGGARAAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH YANG TERENCANA, TERARAH, TERKOORDINASI DAN TERKENDALI SERTA AKUNTABEL.

Adapun tujuan dan sasaran yang akan dicapai sebagai berikut :

  1. Meningkatkan penerimaan daerah yang optimal berdasarkan sumber dan potensi penerimaan pendapatan daerah, dengan sasaran:
  1. Meningkatnya pengembangan potensi dan sumber pendapatan, dengan indikator:

-     Laporan pemetaan sumber dan potensi pajak dan bukan pajak.

-     Tingkat capaian target dan penerimaan daerah.

-     Laporan pengembangan sumber-sumber pendapatan, Provinsi, Kab/Kota.

  1. Terfasilitasinya Penerimaan Pajak Daerah, dengan sasaran:
  1. Meningkatnya Fasilitasi Penerimaan Pajak, dengan indikator:
  • Tingkat kenaikan penerimaan Pajak Daerah.
  • Laporan Penetapan dan Keberatan Pajak Daerah.
  • Tingkat Bagi Hasil Pajak Daerah.
  1. Terfasilitasinya Penerimaan Retribusi Daerah, Dana bagi Hasil Pusat dan Pendapatan Lain-lain, dengan sasaran:
  1. Meningkatnya Fasilitasi Bukan Pajak, dengan indikator:
  • Tingkat kenaikan penerimaan retribusi, Dana Bagi Hasil Pusat dan Pendapatan lain-lain.
  • Laporan Jenis penerimaan retribusi,Dana Bagi Hasil Pusat dan Pendapatan lain-lain
  • Tingkat bagi hasil Dana Bagi Hasil Pusat dan Pendapatan Lain-lain.
  1. Meningkatnya Pengawasan dan Pembinaan Pengelolaan Pendapatan Daerah, dengan sasaran:
  1. Meningkatnya pengawasan pengelolaan pendapatan daerah, dengan indikator:
  • Laporan Pelaksanaan pengawasan pengelolaan pendapatan.
  • Laporan Pembinaan dan pengendalian pengelolaan pajak dan retribusi,
  • Laporan Pelaksanaan monitoring pengelolaan pendapatan UPTB dan Bagi Hasil Kab/Kota.